Copyright

Perbandingan Buka Konter Pulsa Online Serta Offline

Meninjau kembali prospek buka konter pulsa di masa normal baru pandemi Covid-19, yang mana karena aktivitas masih dibatasi menyebabkan kebutuhan pulsa sangat besar. Namun karena zamannya ini serba pembelian dilakukan secara online, konter pulsa pun banyak yang online. Mari amati perbandingan konter pulsa online dan offline berikut ini!

Konter Pulsa Online

Jika bisnis konter pulsa online, pemilik bisa melayani pelanggan dari mana pun. Begitu pula pelanggan, bisa membeli pulsa dari mana saja. Asalkan Anda memiliki website yang diatur bisa melayani pelanggan selama 24 jam, Anda tidak perlu mengecek bisnis ini setiap saat. Cukup pastikan ketika akan Anda tinggal dalam rentang waktu agak lama, saldo mencukupi. 

Modal awal pun tidak sebesar konter offline, karena tidak butuh ruko nyata. Rukonya berupa alamat website. Modal disiapkan untuk mendesain dan melakukan pengaturan pada website. Selain itu juga digunakan untuk melakukan pembelian saldo pulsa, kuota internet, dan jasa pembelian serta pembayaran lainnya.

Perbandingan Buka Konter Pulsa Online Serta Offline

Jika memilih bisnis konter online, Anda tidak perlu merekrut banyak karyawan yang pastinya juga akan memakan banyak anggaran, cukup Anda sebagai pemilik yang mengoperasikan. Total biaya untuk operasional hanya menghabiskan maksimal 1 juta per tahun. Anda pun hanya cukup memutar dana untuk saldo deposit sekitar 1-5 juta.

Kelebihan lainnya dari buka konter pulsa secara online adalah modal awal Anda bisa kembali dalam kurun waktu 1- 2 bulan, tiap sampai mencapai waktu tahunan. Sistem transaksinya pun sudah secara online. Pelanggan akan mendapatkan pulsa yang dibelinya secara otomatis setelah melakukan pembayaran lewat transfer rekening bank atau e-wallet

Konter Pulsa Offline

Berbeda sekali dengan konter online, konter offline ini memerlukan lokasi yang strategis untuk memulai bisnisnya. Jadi pengusaha konter offline harus sewa ruko, menyiapkan anggaran listrik dan air, menyiapkan etalase, serta butuh pegawai yang tentunya juga harus di gaji. Sehingga bisa Anda bayangkan seberapa besar modal yang harus dikeluarkan. 

Jika ingin membuka usaha konter pulsa offline, Anda harus menyiapkan modal mulai dari 50 – 100 juta. Biaya operasionalnya saja mahal, sekitar 35 juta per tahun, belum lagi biaya untuk menggaji karyawan. Sehingga usaha konter jenis ini baru bisa balik modal sekitar 4 – 5 tahun. Anda juga perlu selalu melakukan kontrol stok, utamanya pada masa berlaku kartu voucher dan perdana. 

Enaknya konter pulsa ini memiliki sistem pembayaran yang dilakukan secara tunai. Tak enaknya jangkauannya terbatas, begitu pula dengan jam operasionalnya. Sehingga ketika tengah malam pelanggan membutuhkan, Anda tidak bisa melayani.

Mau konter pulsa secara online maupun offline, semuanya punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Karena sekarang eranya serba digital jika Anda sudah memiliki konter offline, bisa mencoba dicampur dengan konter online supaya tidak gulung tikar. Perhatikan perencanaan dan modal ketika akan mulai bisnis buka konter pulsa.